Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Resonansi

Lembayung saat matahari terbenam Ku mengenalnya aram temaram Kini tirai malam turun menyelimuti gedung-gedung tinggi Hari yang kujalani begitu sepi Tangan dingin mengusap wajah ini Wajah yang membayangkan kata-kata itu berlari Di antara lampu penghias Aku tampak bias Sengaja tak membawa payung  Biarlah gerimis bersenandung  Di antara mereka dan dari mana Semuanya sekilas saja Orang-orang pun saling berpapasan Tanpa harus berkenalan Tanpa sebuah percakapan Aku pun melangkah bersama air mata Mereka pun, di belahan bumi sana, Beresonansi di udara 19 September 2025 Catatan:  Disarankan membaca sambil mendengarkan lagu “Synchronicity” dari Nogizaka46

Ternyata ini

Malam itu dingin, hujan turun gemericik. Terdengar suara sendu yang terasa sesak. Hela napasku tergesa-gesa. Aku menagisi kepergianmu. Kamu biarkan aku terpenjara, menangis sejadi-jadinya. Kini aku tak lagi menginginkanmu. Bahkan luka yang kau tinggalkan kupastikan padam bersama semua ingatan indah tentangmu. 23 Maret 2022