Malam itu dingin, hujan turun gemericik.
Terdengar suara sendu yang terasa sesak.
Hela napasku tergesa-gesa.
Aku menagisi kepergianmu.
Kamu biarkan aku terpenjara,
menangis sejadi-jadinya.
Kini aku tak lagi menginginkanmu.
Bahkan luka yang kau tinggalkan kupastikan padam bersama semua ingatan indah tentangmu.
23 Maret 2022
Komentar