Mereka yang berperingai buruk menggeserkan kesalahannya pada anak kecil yang tak tahu alasan ia hadir.
Dan tubuh anak kecil itu pun membiru, mengerang kesakitan, dan menangis.
Luka-luka di badan dan hati nya membekas.
Demikian jiwa ku lenyap dan hilang.
Tiap hari hanya ada badan dan nyawa.
Mereka saling berhadapan, saling memaki satu sama lain.
Kadang begitu sering nya.
Aku yang masih kecil mencoba berlindung.
Terkurung, tak ada yang menolong.
Tak bersuara, tak ada yang mendengar.
Bersuara, aku tak dipercaya.
Rumah ini tak ramah.
Kaca jendela nya yang ditutup kertas.
Bagaimana rasanya bebas?
Sekarang anak itu sudah berumur dua puluh dua tahun
Menceritakan perlahan dengan jari yang gemetar.
04 Oktober 2025
Komentar